Always happy, Friends! :)

Halo. Aku sudah menerbetikan 3 buah buku. Yang satu penerbit indiependet.
Mau tahu, apa saja buku-bukuku? Yuk, check kebawah yaa!

  1. Ternyata Aku Bisa: Menari Bersama Didik Nini Thowok dan Kisah Nyata Lainnya yang Inspiratif, Menggugah dan Penuh Harapan

Ini covernya:
Ini data lengkapnya:

Judul: Ternyata Aku Bisa: Menari Bersama Didik Nini Thowok dan Kisah Nyata Lainnya yang Inspiratif, Menggugah dan Penuh Harapan
Penulis: Vincentia Prasetya, Aveline Evania, Aisyah Asykarani, dkk
Terbit: 2013
Copyright: Penerbit Antar Nusa
Tebal buku: 133 halaman
Isi buku: Bookpaper 57 gsm
Cover: full colour/ivory260 laminasi doff
Ukuran: 13 x 19 cm
Harga: Rp 34.000

Deskripsi:

Buku TERNYATA AKU BISA – Menari Bersama Didik Nini Thowok dan kisah nyata lainnya yang inspiratif, menggugah dan penuh harapan. Ditulis oleh anak-anak.

2. Kebun Inspirasi

Ini covernya:
Penulis: Putri Ayesha, dkk
Penerbit: DAR! Mizan
Sinopsis:

Pasti enak, ya, kalau kita memiliki kebun sayur di belakang rumah. Kalau ibu mau memasak sayur, tinggal petik, deh. Nah, itulah yang ingin dibuat ayah Putri. Mereka ingin memiliki kebun sayur organik di kebun belakang rumah mereka.

Putri ingin sekali membantu ayahnya tapi Putri geli melihat cacing-cacing yang kata ayahnya berguna menyuburkan tanaman sayur mereka. Tidak hanya itu, Putri pernah menemukan ulat di sayuran yang mereka makan. Kata ayahnya, tidak apa-apa. Ih, bagaimana, sih, ayah Putri?

Lain lagi kisah Vitri. Sejak melihat Eyang Andar membawa tas dari bekas kemasan kopi, Vitri jadi suka mengumpulkan bekas kemasan mi. Apakah kemasan mi bisa dibuat tas? Baca, yuk, kisah seru mereka!

3. Gedung Seribu Pintu

Ini covernya:

Judul: Gedung Seribu Pintu
Penulis: Intan, Raka, Rahmat, Khansa, Nurul, Savitri, Athifah, Nadine, Shofiyyah, Agata
Ilustrator: Dini Marlina
Editor: Dadan Ramadhan dan Shinta Handini
Penerbit: DAR! Mizan
Tebal: 136 halaman

Sinopsis:
Khansa tinggal di Semarang. Tapi, baru sekali itu dia ke Gedung Lawang Sewu, lho! Wah, ke mal terus, sih, jalan-jalannya. Padahal, itu kan, bukti sejarah penting di kota Semarang. Malu, dong, kalau ada turis yang tanya, tapi enggak tahu letak dan sejarah Gedung Lawang Sewu. Terus, kok, namanya Gedung Lawang Sewu, ya? Apa pintunya ada seribu?
Ada juga cerita Atiqah yang kesal karena tidak jadi liburan ke Amerika. Dia malah dikirim pergi berlibur ke Rembang dan Lasem. Naik pesawat sendirian, lho! Eh, di pesawat malah bertemu dengan Kartini. Siapa, sih, dia? Jadi penasaran, kan?
Lain lagi cerita Nadine. Dia bersama keluarganya merayakan Imlek bersama keluarga besar mereka di Pontianak. Wah, banyak cerita seru! Nadine melihat atraksi barongsai dan makan makanan khas Cina. Semuanya mempunyai arti khusus. Apa saja, ya, artinya?
Selain ketiga cerpen di atas, masih ada tujuh cerpen yang tak kalah serunya. Semua bercerita tentang kecintaan terhadap Indonesia.Wajib masuk daftar koleksi, nih
sumber: shintahandini.com

Itu buku-buku karyaku. Masih antologi nih :’) Jangan lupa koleksi ya teman-teman!

Iklan


%d blogger menyukai ini: